Kamis, 08 Oktober 2015

Live Streaming Mikrotik User Meeting (MUM) Indonesia 2015, Yogyakarta

Mikrotik User Meeting (MUM) Indonesia tahun 2015 ini kembali diselenggarakan di Yogyakarta pada 9 - 10 Oktober 2015. MUM tahun ini kembali memecahkan rekor peserta MUM terbesar di Dunia dengan peserta lebih dari 2130 orang. 



Nah,  bagi teman-teman yang tidak dapat hadir di MUM Indonesia Tahun 2015 ini, Anda bisa menonton acaranya Live Streaming d isini :


Minggu, 26 Juli 2015

Ikuti Mikrotik User Meeting Yogyakarta - Oktober 2015

Mikrotik User Meeting (MUM) akan kembali diselenggarakan di Indonesia. Setelah 2 tahun berturut-turut diselenggarakan di Yogyakarta, tahun 2015 ini juga akan diselenggarakan di tempat yang sama. Ada yang belum tau apa itu Mikrotik User Meeting (MUM)?


Apa itu Mikrotik User Meeting (MUM)?

Mikrotik User Meeting (MUM) adalah Sebuah konferensi dan pertemuan antar penggiat Mikrotik yang membahas tentang Software Mikrotik RouterOS dan, Hardware Mikrotik RouterBoard. Pada konferensi Mikrotik ini terdapat beberapa expert Mikrotik Indonesia dan Mancanegara yang berbagi informasi melalui presentasi tentang Mikrotik. Anda dapat mengajukan pertanyaan tentang topik tersebut. Ada juga Demo penggunaan teknologi terbaru Mikrotik, pengenalan produk baru, semua ada disini.
Selengkapnya tentang MUM bisa anda baca disini :
Apa itu Mikrotik User Meeting (MUM)?

MUM Indonesia tahun ini diselenggarakan di tempat yang sama, yakni di :
Royal Ambarrukmo, Jl. Adi Sucipto No. 81, Yogyakarta 55281

Acara ini akan dilaksanakan pada :
9 - 10 Oktober 2014


Penasaran dengan agenda Acara MUM tahun lalu?
Download Materi & Video MUM Indonesia - Yogyakarta 5-6 Desember 2014

Anda tertarik mengikuti event ini? Silakan daftar disini GRATIS.
mum.mikrotik.com/2015/ID/info



Setelah proses pendaftaran selesai, anda akan diberi tiket dalam bentuk .pdf seperti ini :



Silakan cetak dan potong tiket nya, lalu bawa pada saat hari pelaksanaan.

Oke, sampai jumpa di MUM Indonesia Yogyakarta 9 - 10 Oktober 2015.

Kamis, 16 Juli 2015

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmat Nya lah kita semua bisa kembali bertemu hari yang Fitri di tahun 2015 atau 1436 H ini.

Pada hari yang fitri ini, Saya mohon maaf apabila di dalam blog ini ada sesuatu hal yang tidak berkenan di hati pembaca sekalian. Mungkin ada beberapa dari pembaca sekalian yang berkomentar dan mengajukan pertanyaan baik di blog MikrotikIndo ini maupun di Fans Page Facebook namun tidak ada jawaban. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kesibukan dan aktifitas saya sehari-hari yang padat sehingga tidak sempat membalas komentar dan pertanyaan pembaca sekalian satu per satu. Semoga bisa dijadikan maklum.

Saya ucapkan banyak terimakasih karena pembaca sekalian telah bersedia membaca tulisan saya di blog ini. Semoga apa yang saya tuliskan di blog ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca sekalian.



Saya Rizky Agung Pratama selaku admin dari blog dan Facebook Fans Page MikrotikIndo mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H Mohon maaf lahir dan bathin.

Akhir kata, Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Banjarnegara, 1 Syawal 1436 H

Rabu, 15 Juli 2015

Membuat Proxy Eksternal Mikrotik Menggunakan RouterOS Mikrotik

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.........

Sebelumnya kami dari mikrotikindo.blogspot.com mengucapkan "Minal aidin Wal faidzin" Mohon Maaf Lahir Batin.

jika kami pernah menyinggun atau membuat kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja mohon di "Maafkan" :)


Semoga  agan’ dan agan wati sehat selalu yh 
Sebelum kami mudik lebaran besok pagi, insya Allah semoga selamat sampai ditujuan :) 

Malam ini saya akan nge-share sedikit pengetahuan kami tentang  bagaimana membuat web proxy eksternal, Sebelumnya kami perna nge-post  cara Menambah Cache Proxy Mikrotik Menggunakan USB Flashdisk 

Tetapi pada postingan kali ini sangat berbeda dimana yang akan menjadi proxy eksternya adalah Menggunakan mikrotik itu sendiri hihiihihiihi



Baiklah langsung saja saya mengganbarkan topologi logikalnya seperti dibawah ini


1.  Melakukan konfigurasi pada router GW mikrotik
Lakukan pada terminal :

Ip ad ad ad=192.168.137.2/24 int=ether1

Ip ad ad ad=10.10.10.1/30 int=ether2

Ip ad ad ad=192.168.0.254/24 int=ether3

Ip dns set all=yes ser=118.98.44.100,118.98.44.10

Ip firewall nat nat add chain=dstnat src-address=192.168.0.0/24 protokol=tcp \
dst-port=80  action=dst-nat to-address=10.10.10.2 to-port=8080

Ip firewall nat add ch=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

Ip route ad gateway=192.168.137.1




2.    Melakukan konfigurasi pada router Web-proxy
Lakukan di terminal

Ip ad ad ad=10.10.10.2/30 int=ether1

Ip dns set all=yes ser=118.98.44.100,118.98.44.10

Ip proxy set enable=yes port=8080 cache-administrator=anshar201@gmail.com cache-on-disk=yes max-cache-size=unlimited

Ip route ad gateway=10.10.10.1






Result :

  • Mengakses mikrotikindo.blogspot.com
  • Keadaan pada router GW

  • Keadaan pada Router Proxy





the end, thanks for reading.

Kamis, 25 Juni 2015

Apa itu RoMON? Pengertian RoMON Mikrotik

RoMON adalah kepanjangan dari Router Management Overlay Network yang merupakan fitur baru Mikrotik pada RouterOS mulai versi 6.28. Fitur RoMON ini mungkin masih asing bagi Anda, karena memang baru tersedia di RouterOS dan WinBox versi baru. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut apa itu RoMON Mikrotik, mari kita bahas pada artikel ini.

Pengertian RoMON

Apa itu RoMON? RoMON (Router Management Overlay Network) adalah sebuah protocol proprietary Mikrotik (protocol yang hanya didukung pada perangkat Mikrotik), dimana dapat membuat koneksi layer2 yang aman (secure) ke perangkat MikroTik baik melalui koneksi “Physical” (ethernet) maupun Layer2 Tunnel. Selain itu, RoMON juga mempunyai fitur sebagai berikut :
  • Discovery dan management perangkat-perangkat MikroTik melalui Ping, SSH, Winbox (versi 3.0.rc.9 ke atas).
  • Mampu melakukan discovery (pencarian) perangkat MikroTik yang mengaktifkan RoMON yang telah melewati multiple hops. 
Jadi dengan RoMON ini kita dapat mendeteksi perangkat Mikrotik pada WinBox walaupun perangkat Mikrotik tersebut berada di segment network berbeda dan melewati beberapa router lain (multiple hops). Hal ini berbeda dengan fitur WinBox Mikrotik biasa, dimana hanya dapat mendeteksi perangkat Mikrotik yang berada satu jaringan saja.

Cara Mengaktifkan RoMON

Komunikasi RoMON didasarkan pada parameter RoMON ID yang diambil dari MAC Address router. Perangkat-perangkat yang mengaktifkan RoMON akan membuat sebuah discovery dari MAC Address Peer dan juga data forwarding protocol secara independent.

Kali ini kita akan mencoba implementasi sederhana dari fitur ini dengan melakukan remote router (RoMON Enabled) yang berbeda network menggunakan winbox. Khusus untuk fitur ini seperti yang telah kita singgung diatas, kita akan menggunakan Winbox versi 3.0.rc.9 yang telah mendukung fitur RoMON.
Fitur RoMON terdapat pada menu Tools → RoMON. Untuk mengaktifkannya kita tinggal mencentang opsi 'Enabled'. Kemudian kita tentukan parameter 'Secrets' pada RoMON Settings. Parameter ini berfungsi sebagai autentikasi untuk koneksi perangkat MikroTik yang terhubung. Sebagai contoh kali ini kita isi 'Secrets' dengan 12345. Sesuai topologi dari contoh kasus diatas, konfigurasi ini juga dilakukan pada ketiga router.

 
Apabila kita lihat pada RoMON Settings terdapat parameter ID. ID ini merupakan MAC Address dari router yang digunakan untuk komunikasi perangkat. Kita bisa menetukan parameter tersebut dengan MAC Address manapun yang terdapat pada interface router, namun jika kita tidak isi secara default akan menggunakan MAC Address router yang pertama.

Selanjutnya setelah ketiga router telah tersetting seperti konfigurasi diatas, kita akan mencoba melakukan remote perangkat yang berbeda network dengan menggunakan Winbox.


Seperti topologi diatas client yang akan melakukan remote berada pada network 192.168.1.0/24. Kita bisa menambahkan pada parameter 'Connect To' di winbox dengan gateway dari client tersebut. Nah, untuk menggunakan fitur RoMON, kita pilih pada tombol command di winbox yaitu Connect TO RoMON. Setelah berhasil terkoneksi maka pada winbox muncul tampilan seperti berikut.


Terlihat pada winbox terdapat RoMON Agent dan juga di tab RoMON Neighbors terdapat perangkat-perangkat MikroTik yang terkoneksi dengan RoMON. Apabila tanpa menggunakan RoMON ketika kita ingin melakukan remote perangkat yang berbeda network bahkan yang melewati beberapa hops maka tidak akan muncul di tab neighbors di winbox.
Untuk melakukan remote kita tinggal pilih salah satu perangkat pada list tersebut yang ingin kita manage dan klik pada tombol 'Connect'.

Ports

Secara default seluruh interface pada router aktif untuk RoMON. Namun disini kita bisa mengaktifkan interface mana saja yang diaktifkan fitur RoMON. Selain itu kita bisa menentukan secara manual nilai 'Cost' dan juga parameter 'Secret' pada interface tersebut.



Discovery

Dengan command 'Discovery' yang terdapat pada RoMON Settings, kita bisa meliaht perangkat mana saja yang terkoneksi dan aktif menggunakan RoMON. Terdapat beberapa informasi dari perangkat seperti RoMON ID (Address), nilai Cost, Jumlah Hops, Identity.



Ping

Kita bisa melakukan monitoring terhadap perangkat MikroTik apakah aktif dan terkoneksi dengan baik.  Untuk melakukan pengecekan tersebut bisa menggunakan Ping RoMON.



Sumber :
http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=143

Sabtu, 20 Juni 2015

Cara Membuat Click Image untuk Login Hotspot Mikrotik

Pernah suatu saat saya akses ke wifi gratis, dimana setelah konek ke SSID Wifi itu web browser langsung di redirect ke halaman Login. Namun, saya tidak perlu memasukkan username dan password untuk login, cukup klik gambar yang bertuliskan "Lanjutkan". Setelah itu saya bisa browsing sepuasnya dengan gratis :D.

Apakah anda juga pernah mengalaminya? Jika belum bisa coba konek ke SSID free@Wifi.id di tempat-tempat tertentu.

Oke, artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana caranya membuat halaman login hotspot Mikrotik menggunakan klik gambar (image) untuk login, tanpa perlu memasukkan username dan password. Contoh nya seperti gambar berikut :



Prasyarat :

1. Pastikan Mikrotik Anda sudah bisa konek ke Internet. (Cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet)
2. Pastikan Mikrotik Anda sudah di seting untuk Hotspot Mikrotik via WiFi. (Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik)
3. Pastikan Anda sudah punya aplikasi untuk edit file HTML Login Hotspot Mikrotik. (Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik)

Setelah semua prasyarat tersebut dipenuhi, kita lanjut ke Setting Hotspot Mikrotik nya.

Setting Hotspot Mikrotik

1. Masuk ke Menu IP --> Hotspot --> Server Profile --> Buka Profile Server yang digunakan --> Masuk ke Tab Login --> Pilih Login by : HTTP CHAP, HTTP PAP, Trial (Bila perlu) --> OK


2. Buat User Profile Baru untuk Trial di menu User Profiles -->  Isi Shared Users yang banyak --> Batasi speed nya di kolom Rate Limit (bila perlu) --> OK



3. Buat User baru untuk Trial di menu Users --> Isikan username dan password, disini saya isikan trial --> Pilih Profile TRIAL --> OK


Sampai disini Setting Hotspot Mikrotik Selesai. Selanjutnya Setting Halaman Login Hotspot Mikrotik. Disini saya contohkan menggunakan Software Adobe Dreamweaver untuk mengedit HTML Login Hotspot Mikrotik.

Setting Halaman Login Hotspot Mikrotik

1. Buat file image yang nantinya akan digunakan sebagai tombol login user.

2. Copy ke folder images pada direktori halaman login Mikrotik

3. Edit halaman login Mikrotik menggunakan aplikasi HTML editor.

4. Hapus semua form login dan tombol login, gantikan dengan code berikut :
<input type="hidden" name="username" value="trial">

<input type="hidden" name="password" value="trial">
Pada value, isikan uername dan password hotspot yang sebelum nya sudah dibuatkan.

5. Masukkan file gambar (image) yang akan digunakan sebagai tombol login, dengan code berikut :
<input type="image"" src="./images/kliklogin.png" name="submit"/>
Isikan path image Anda pada label kuning. Pastikan submit terisi pada label orange.
Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut ini :


6. Setelah selesai mengedit, silakan upload file halaman login nya ke Mikrotik. Caranya sudah pernah saya bahas disini : Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

Hasilnya seperti ini :


Setelah klik tombol login image, kita bisa login hotspot mikrotik menggunakan user trial yang sebelumnya kita buat.


Gimana, mudah bukan? Kalo masih bingung silakan download file Halaman Login Mikrotik yang saya edit di atas. 
Download disini

Selasa, 09 Juni 2015

Tutorial Port Forwarding Mikrotik untuk Akses HTTP, RDP & VNC

Tutorial Mikrotik kali ini Saya akan bahas tentang Port Forwarding pada Mikrotik. Ada yang tau apa itu Port Forwarding? 

Pengertian Port Forwarding

Port Forwarding adalah salah satu fitur pada Router yang menggunakan fungsi NAT (Network Access Translation) yang mengalihkan (redirect) permintaan komunikasi dari salah satu IP Address atau Port tertentu yang melewati firewall Router dan dialihkan ke IP Address lain dan port lain/sama.
Mudeng ga? 

Gampangan nya gini gan. Saya punya Router Mikrotik yang melayani Client dimana client tersebut mempunyai beberapa aplikasi yang mau saya gunakan yaitu http, Remote Desktop Protocol (RDP) dan VNC. Sementara client tersebut IP nya berada di bawah NAT yang berarti tidak dapat diakses dari luar Router.

IP Mikrotik : 10.6.51.114
IP Client : 192.168.1.254


Saya ingin mengakses web server di client 192.168.1.254 dari PC lain di network 10.6.51.0/24. Karena client di NAT maka PC dari network 10.6.51.0/24 tidak bisa ping apalagi akses ke client. Topologi nya seperti gambar di atas.

Nah untuk bisa mengakses aplikasi di client, maka di Mikrotik perlu diseting port forwarding dimana, Mikrotik akan mem-forward port HTTP, RDP, dan VNC ke client. Sehingga nantinya IP client akan diwakili oleh IP Mikrotik.

Atau lebih gampangnya gini, saya punya Web Server di jaringan lokal (intranet) dan saya ingin Server tersebut bisa diakses dari Internet. Maka saya harus mem-forward port 80 di Router ke port 80 di Server saya, supaya ketika orang-orang mengakses IP Router langsung diarahkan ke Web Server nya.

Oke, cukup ya penjelasannya.

Maksud dan Tujuan

Mengakses aplikasi di Client yang menggunakan Port HTTP (80), RDP (3389), VNC (5900) dari network lain diluar NAT.

Cara dan Metode

Menggunakan salah satu aplikasi NAT yaitu DST-NAT untuk Port Forwarding port 80, 3389, dan 5900 di Mikrotik.

Tutorial Mikrotik Port Forwarding

Berikut adalah Tutorial Port Forwarding Mikrotik untuk Akses Web (HTTP), Remote Desktop (RDP) & VNC.

1. Pastikan Mikrtoik sudah dapat terkoneksi ke jaringan LAN (Intranet) dan WAN (Internet).
2. Untuk konfigurasi Port Forwarding Web (HTTP port 80) berikut seting nya :
- Pada Winbox Masuk ke menu IP --> Firewall --> NAT --> Add Rule :
=> Tab General
- Chain : dstnat
- Dst. Address : 10.6.51.114 (IP Address Mikrotik)
- Protocol : tcp
- Dst. Port : 80


=> Tab Action
- Action : dst-nat
- To Addresses : 192.168.1.254 (IP PC Client)
- To Ports : 80



Atau bisa pakai code berikut di terminal :
/ip firewall nat
add action=dst-nat chain=dstnat comment="Forward HTTP Connection" \
    dst-address=10.6.51.114 dst-port=80 protocol=tcp to-addresses=\
    192.168.1.254 to-ports=80
Namun jika mengaktifkan fitur ini, maka halaman webfig Mikrotik tidak dapat diakses, karena port service webfig di-forward ke client. Seperti pada gambar berikut ini :


Nah untuk mengatasi hal ini, bisa ganti port 80 webfig ke port lain, misal port 88.
Masuk ke menu IP --> Services --> www --> ganti port ke 88.



Untuk mengakses nya, pada web browser masukkan ipaddress:88.


3. Untuk konfigurasi Port Forwarding Remote Desktop Protocol  (RDP) menggunakan port tcp 3389. Seting nya seperti berikut :
  /ip firewall nat
 add action=dst-nat chain=dstnat comment="Forward RDP Connection" dst-address=\
    10.6.51.114 protocol=rdp to-addresses=192.168.1.254

4. Selanjutnya konfigurasi port forwarding VNC. Port Default RealVNC adalah tcp 5900.
/ip firewall nat
 add action=dst-nat chain=dstnat comment="Forward VNC Connection" dst-address=\
    10.6.51.114 dst-port=5900 protocol=tcp to-addresses=192.168.1.254 \
    to-ports=5900
 5. Seting port forwarding sudah selesai. Silakan dicoba untuk mengakses HTTP, RDP, dan VNC nya.

Contoh hasil Port Forwarding HTTP, RDP, dan VNC beserta tutorial Port Forwarding Mikrotik selengkapnya silakan lihat di Video Tutorial Mikrotik ini :